Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Sekda Bambang Ikuti Rakor Peningkatan Dimensi Pengalaman IPAK Wilayah Riau

JENDELA INFORMASI
Mei 15, 2024, 15:49 WIB Last Updated 2024-05-15T08:49:34Z


PEKANBARU - Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Bambang Suprianto menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Dimensi Pengalaman Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) wilayah Provinsi Riau, yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Gubernur Riau, Selasa (14/5/2024), Pekanbaru.


Direktur Koordinasi dan Supervisi KPK RI Wilayah I, Edi Suryanto, memaparkan tiga strategi utama dalam pemberantasan korupsi, yang disebut "strategi trisula." Edi menjelaskan bahwa strategi ini mencakup pendidikan masyarakat, pencegahan, dan penindakan.


“Pendekatan pertama adalah pendidikan masyarakat. Di sini, kita menanamkan pemahaman tentang korupsi sejak dini, sehingga masyarakat tidak memiliki niat untuk korupsi,” kata Edi.


Ia menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi untuk membangun mental anti korupsi di kalangan masyarakat. Strategi kedua yang diuraikan Edi adalah pencegahan atau upaya preventif. Menurutnya, korupsi sering terjadi karena adanya kesempatan dalam sistem yang ada.


"Untuk mencegahnya, kita harus menghilangkan kesempatan dan peluang bagi terjadinya korupsi," tambahnya.


Sementara itu, Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Elly Wardhani mengatakan, psikis yang sehat akan menghasilkan kedisiplinan dalam bekerja. Saat psikis sehat, manusia akan bersikap lebih ramah saat bekerja, sehingga kekhawatiran tentang psikis para pekerja bisa dipengaruhi oleh ketidakadilan yang terjadi. 


"Terkadang sudah ada pegawai yang bekerja dan berdedikasi dengan baik, namun tidak diapresiasi., dan saat pelantikan pejabat, bukan mereka yang dilantik. Secara psikis ini berpengaruh. Mereka jadi berpikir ngapain bekerja dengan baik," ujarnya.


Sekda Kepulauan Meranti Bambang mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti sudah melakukan upaya pencegahan korupsi sektor pelayanan publik, dengan tujuan untuk meningkatkan perilaku anti korupsi di masyarakat dan mengurangi penyuapan dari masyarakat.


"Semoga melalui kegiatan Rakor ini dapat mendorong peningkatan dimensi pengalaman persepsi anti korupsi khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti," pungkasnya.


Ikut mendampingi Sekda, Kepala Inspektorat Kepulauan Meranti Rawelly, Kadis Pendidikan Suardi dan Kadis Dukcapil Satria Widodo. (Prokopim)

Iklan

iklan