Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

DPC ASWIN Batam Perkuat Barisan, Haris Dianto: Pers Harus Berani Kawal Kepentingan Masyarakat

JENDELA INFORMASI
Agustus 28, 2026, 19:14 WIB Last Updated 2026-09-03T12:14:58Z


BATAM — Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Wartawan Internasional (DPC ASWIN) Kota Batam memperkuat barisan internal. Konsolidasi pengurus dan anggota digelar untuk memastikan organisasi tidak hanya aktif secara struktur, tetapi juga mampu menunjukkan eksistensi melalui karya jurnalistik yang kritis, berimbang dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Rapat internal tersebut berlangsung di Take Five Kopi, kawasan Sungai Panas, Jalan Laksamana Bintan, Kota Batam, Sabtu (29/8/2026).


Ketua DPC ASWIN Kota Batam, Haris Dianto, menegaskan bahwa soliditas organisasi menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai dinamika dunia pers di Kota Batam.

Menurutnya, wartawan tidak boleh kehilangan keberanian hanya karena berhadapan dengan kepentingan atau pihak-pihak tertentu.


“Kita harus tetap berani menjalankan tugas jurnalistik. Tetapi keberanian seorang wartawan harus dibangun di atas fakta, bukan emosi. Kalau benar, sampaikan. Kalau ada persoalan masyarakat, kawal dan beritakan secara profesional,” ujar Haris.


Ia menegaskan, pers memiliki tanggung jawab besar dalam membuka ruang informasi bagi masyarakat. Karena itu, wartawan harus mampu menjadi mata dan telinga publik terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lapangan.


Haris juga mengingatkan seluruh anggota ASWIN agar tidak mudah terseret kepentingan yang dapat merusak independensi media.


“Jangan sampai wartawan kehilangan independensi karena kepentingan tertentu. Kita boleh dekat dengan siapa saja, tetapi ketika menjalankan tugas jurnalistik, kepentingan masyarakat harus berada di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” tegasnya.


Menurut Haris, kritik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi. Pemerintah maupun lembaga lainnya, kata dia, harus melihat kritik pers sebagai bahan evaluasi, bukan semata-mata sebagai serangan.


“Kalau ada yang salah, jangan takut dikritik. Kalau ada yang benar, kita apresiasi. Pers bukan alat untuk menjatuhkan siapa pun. Pers hadir untuk menyampaikan fakta dan mengawal kepentingan masyarakat,” katanya.

Ia juga meminta setiap anggota DPC ASWIN Kota Batam meningkatkan kualitas pemberitaan. Verifikasi, keberimbangan, konfirmasi serta etika jurnalistik harus menjadi bagian penting sebelum sebuah informasi disajikan kepada publik.

“Jangan mengejar viral tetapi mengabaikan akurasi. Nama wartawan dan nama media dipertaruhkan dalam setiap berita yang diterbitkan. Sekali kepercayaan publik hilang, sangat sulit untuk mengembalikannya,” ujarnya.


Selain membahas persoalan jurnalistik, rapat tersebut turut membicarakan program kerja organisasi, penguatan komunikasi internal, peningkatan kapasitas anggota serta agenda DPC ASWIN Kota Batam ke depan.


Haris berharap seluruh pengurus dan anggota dapat menjaga kekompakan dan tidak mudah terpecah oleh kepentingan di luar organisasi.


“Kita bangun ASWIN dengan kebersamaan. Jangan saling menjatuhkan. Kalau ada persoalan, selesaikan secara internal. Kita harus menunjukkan bahwa organisasi wartawan juga mampu menjadi contoh dalam menjaga etika dan profesionalisme,” pungkasnya.


Dengan konsolidasi tersebut, DPC ASWIN Kota Batam menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat organisasi sekaligus menjaga marwah profesi jurnalistik.


Bagi ASWIN Batam, pers bukan sekadar menulis berita. Pers harus berani mengungkap fakta, mengawal kepentingan masyarakat dan tetap berdiri tegak dengan integritas.


Penulis : harry 

Iklan

iklan