Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Disparbudpora Bengkalis Klarifikasi Isu Lampu Colok 2026, Tradisi Tetap Dilaksanakan

JENDELA INFORMASI
Maret 06, 2026, 16:07 WIB Last Updated 2026-03-06T11:09:13Z


BENGKALIS – Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis memberikan klarifikasi terkait pemberitaan dan informasi yang sempat beredar di media massa maupun media sosial yang menyebutkan bahwa kegiatan Lampu Colok tahun 2026 tidak diperlombakan.


Kepala Disparbudpora Kabupaten Bengkalis, Edi Sakura, menegaskan bahwa Budaya Lampu Colok tetap dilaksanakan pada tahun 2026 sebagai bagian dari tradisi masyarakat Kabupaten Bengkalis dalam menyambut malam 27 Ramadhan atau yang dikenal dengan malam 7 Likur.


“Budaya Lampu Colok merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Bengkalis yang menjadi identitas budaya daerah. Disparbudpora tetap melaksanakan kegiatan ini sebagai bentuk komitmen dalam menjaga dan melestarikan budaya masyarakat,” ujar Edi Sakura saat di hubungi melalui telpon selular nya pada Jumat (6/3/2026).


Ia menjelaskan bahwa kegiatan Lampu Colok tidak hanya sekadar perayaan tahunan, tetapi juga menjadi wadah kreativitas masyarakat dalam menampilkan berbagai bentuk dan ornamen lampu colok di lingkungan desa maupun kelurahan.


Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat kebersamaan masyarakat serta menjadi salah satu daya tarik wisata budaya di Kabupaten Bengkalis, khususnya saat memasuki malam-malam terakhir bulan suci Ramadhan.


Disparbudpora Kabupaten Bengkalis juga telah membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam Budaya Lampu Colok 2026. Pendaftaran dibuka mulai 6 hingga 14 Maret 2026 dan dilakukan di Kantor Disparbudpora Kabupaten Bengkalis melalui Bidang Kebudayaan.


Untuk informasi lebih lanjut terkait pendaftaran dan persyaratan kegiatan, masyarakat dapat menghubungi Contact Person Desi Riska Karnela di nomor 08126670238.


Melalui klarifikasi ini, Disparbudpora berharap masyarakat tidak lagi bingung dengan informasi yang beredar dan tetap mendukung pelaksanaan Budaya Lampu Colok sebagai warisan budaya yang terus dijaga di Negeri Junjungan.


Penulis : Sunika 

Iklan

iklan