Bengkalis, Tingkap.info — Dukungan terhadap pelestarian budaya Melayu terus mengalir dalam pelaksanaan Open Tournament Seni Gasing Piring Se-Provinsi Riau yang digelar di Desa Bantan Sari, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Jumat (9/1/2026). Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Komisi II, Boby Kurniawan, S.Sos., M., tetap memberikan dukungan penuh meski tidak dapat hadir secara langsung karena kondisi kesehatan.
Dalam kegiatan tersebut, Boby Kurniawan yang dikenal memiliki komitmen tinggi terhadap pelestarian budaya Melayu diwakili oleh orang-orang kepercayaannya untuk hadir langsung di lokasi acara. Kehadiran perwakilan tersebut menjadi bentuk nyata dukungan dan semangat kepada panitia pelaksana serta Pemerintah Desa Bantan Sari.
Turnamen seni gasing yang diikuti 30 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Riau ini merupakan hasil kolaborasi Komunitas Gasing Terubuk Betuah bersama Pemerintah Desa Bantan Sari, dengan dukungan Dana BERMASA Desa Bantan Sari sebesar Rp10 juta, serta partisipasi sejumlah donatur dan sponsor termasuk Boby Kurniawan.
Kegiatan secara resmi dibuka pada pukul 15.08 WIB oleh Drs. Johansyah Syafri, Staf Ahli Bidang SDM Kabupaten Bengkalis, yang hadir mewakili Bupati Bengkalis.
Melalui perwakilannya, Boby Kurniawan menyampaikan pesan agar kegiatan budaya seperti turnamen gasing terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas masyarakat Melayu, khususnya di Kabupaten Bengkalis.
“Meski tidak dapat hadir langsung, beliau tetap memberikan dukungan penuh dan berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut serta menjadi agenda rutin ke depan,” disampaikan perwakilan Boby Kurniawan di sela kegiatan kepada ketua panitia.
Sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Komisi II serta bagian dari Badan Kelengkapan DPRD, Boby Kurniawan menilai kegiatan seni dan budaya memiliki peran penting dalam memperkuat jati diri daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Ketua Komunitas Gasing Terubuk Betuah Desa Bantan Sari sekaligus Ketua Panitia, Hadi Sopian, mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Boby Kurniawan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas support yang diberikan. Kehadiran perwakilan beliau menjadi penyemangat bagi panitia dan seluruh peserta,” ujarnya.
Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Bantan Sari, Gunondo, menyampaikan bahwa dukungan dari unsur legislatif, meski diwakili, tetap memberikan dampak positif bagi suksesnya kegiatan budaya di desa.
“Ini menunjukkan kepedulian terhadap pelestarian budaya Melayu dan kebersamaan masyarakat,” katanya.
Turnamen Seni Gasing Piring Se-Riau yang mengusung tema “Segenggam Kayu, Mempererat Tali Silaturrahmi” ini dijadwalkan berlangsung hingga 11 Januari 2026 di Lapangan Gasing Desa Bantan Sari dan dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para peserta dari berbagai daerah di Provinsi Riau.
Penulis : sunika

